Sabtu, 16 Januari 2016

Saya, Mereka, dan kita : SELAMANYA


Pertemanan kami ini tidak bisa dibilang sebuah pertemana anak muda biasa, itu menurut saya, 16 tahun bersama, tahun baruan bareng, kemana aja asik, dan banyak lagi. Sayangnya kami sadar bahwa disaat kita memasuki usia dimana kita harus memberikan cucu ke orang tua kita, pastinya kita akan terpisah. Saya juga yakin akan hal itu, namun yang saya yakini ialah terpisah oleh jarak, namun tidak dalam hubungan. Hal ini pernah kami bicarakan berempat, hal yang membuat saya senang bisa berteman dengan mereka adalah ucapan lontar mereka, walaupun kami sudah menikah, ada yang mengutarakan pendapat, “ nanti rumahnya tetanggaan aja” ada juga yang bilang “rumahnya misah-misah aja, tapi tetep aja kumpul terus”. Hal itulah yang membuat saya senang, walaupun akan ada masa dimana seorang pria akan terkekang dalam hidupnya untuk menafkahi orang-orang yang sudah dia punya, hal itu tidak akan berpengaruh pada pertemanan, persahabatan, brotherhood kami yang mungkin sudah dapat dikatakan bahwa kami ini saudara tak sedarah selamanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar