Saat SMP, walaupun imam
terpisah SMP dari kami, kami tetap sahja selalu main bareng kaya biasa. Pada masa
ini dimulailah pertama kalinya saya berpesta tahun baru dengan mereka hingga
sekarang, sampai-sampai saya lupa rasanya tahun baruan dirumah. Dengan sekolah
yang berjarak sekitar 6 kilo, kami awalnya memutuskan untuk berangkat bersama,
kami disini tanpa imam, kami berangkat bersama melewati jalan pintas dengan
berjalan kaki, pada jalan pintas ini terlihat seperti hutan walau disampingnya
terdapat jalan bebas hambatan, dan pada saat pulangpun kami memutuskan untuk
pergi pulang melewati jalan itu, gak terasa candaan apa saja pun terasa enak,
dan rasanya suasana hutan tadi malah membuat kita tidak takut. Pada akhirnya
saat memasuki tingkat 3 SMP kami memutuskan untuk naik angkot bareng.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar