Sabtu, 16 Januari 2016

Usaha Saturday Night Cafe



Usaha adalah suatu kegiatan yang dapat menghasilkan keuntungan bagi pemilik usaha tersebut dengan kerja keras untuk mencapai keuntungan tersebut. Pada tugas saya kali ini akan menjelaskan usaha tentang cafe yang bernama Saturday night cafe atau yang disingkat menjadi Satnight cafe. Usaha ini tidak seperti cafe-cafe yang mewah yan seperti di ibukota, usaha ini berjalan sama sperti halnya warung kopi atau yang kita kenal dengan sebutan warkop, namun pemilihan nama cafe inin digunakan untuk menarik minat pelanggan yang umumnya anak muda, dikarenakan sebutan cafe sendiri itu adalah suatu istilah yang sering digunakan anak muda untuk berkumpul atau nongkrong. Seperti pada namanya yaitu satnight cafe, usaha ini berjalan hanya pada malam minggu saja, dikarenakan para anak muda lebih sering beraktivitas pada malam minggu. Walaupun berjalan selayaknya warkop biasa namunterdapat fasiilitas yang disediakan Satnight cafe ini. Fasilitas tersebut antara lain :
-        Nonton movie gratis
-        Request lagu
-        Pelayanan terbaik, dan
-        Tempat bersih
Usaha ini tidak seperti cafe, maupun seperti warkop, dikarenakan pada cafe harga yang ada pastinya hanya untuk kalangan menengah ke atas, berbeda dengan warkop yang harganya murah namun makanan dan minuman yang disedakan hanya itu saja. Satnight cafe berinovasi yang bereferensi dari warkop dan cafe biasa, yaitu makanan dan minuman yang dipesan bermacam-macam, contohnya nasi goreng mie, mie basah, es capuccino, danes jeruk, dan lain-lain. Oleh karena itu satnight cafe berbeda dengan usaha-usaha untuk tempat nongkrong lainnya.

Modal untuk usaha Satnight cafe



Modal usaha untuk satnight cafe berasal dari modal sendiri yang terdiri dari 3 pendiri dan jga emungkinkan orang tua untuk memodali usaha tersebut. Namun terkadang, terdapat beberapa orang yang menanamkan modal mereka. Modal untuk satnight cafe ini hanya sebesar Rp. 8.000.000,-. Modal ini didapatkan dari 3 pendiri yang dimana pada perintis usaha ini masih berstatus mahasiswa.

Pemasaran untuk usaha satnight cafe

Pemasaran untuk usaha ini kebanyakan berasal dari media sosial seperti halnya Instagram, Path, Line, dan lain-lain, namun yang paling sering terjadi adalah pemasaran yang berasal dari mulut ke mulut sehingga untuk pemasaran usaha ini terbilang cukup mudah, dikarenakan usaha yang bertempat didaerah padat penduduk, maka pemasaran dengan cara mulu ke mulut dapat menyebar dengan cepat.

Saya, mereka, dan kita

“Pasti mantep kalo kita berteman sampe mati” itulah salah satu pikiran dari seorang pemuda yang berkuliah di Universitas Gunadarma, jurusan teknik industri angkatan 2012. Janang kurniawan, nama itu adalah nama dari pemilik akun blogger ini. Pikiran itu saya dapatkan dari suatu guraun kecil bersama 3 teman saya, hal itu saya dapatkan dikarenakan teman-teman saya yang aneh, wajar saja, kami telah 16 tahun bersama dari Sekolah Dasar hingga sekarang, walaupun terdapat salah satu teman saya yang sudah berteman dengan saya dari TK. Alim Bobby Wahyurahmatullah, Fajar Permana, dan Nurul Imam Ismanto, itulah ketiga nama teman saya. Walaupun dari SD kami belum bisa akrab seperti sekarang, namun pastinya kalian menganggap bahwa hal yang seperti itu juga dapat disebut berteman.
Berbagai hal yang telah kami lalui, cukup untuk diceritakan kepada anak cucu kami sebagai dongeng sebelum tidur. Hal-hal yang kami lalui membawa kami hingga ke titik dimana kami akan tetap menjadi saudara, sahabat, teman terbaik selamanya. Perhatikanlah, bacalah, dan duduk dengan nyaman, walau membosankan namun akan mengasyikan apabila membaca cerita singkat dari orang lain yang kalian tidak kenal.

Saya, mereka, dan kita : Alim Bobby Wahyurahmatullah

Alim bobby wahyurahmatullah, atau yang kami biasa panggil dengan akrabnya yaitu, bobi, bob, dan kampret. Dia adalah saudara tak sedarah saya yang menurut saya dia adalah yang paling item diantara kami berempat, wajar saja karena saya tidak ingin disebut item. Dia adalah orang yang bawel, betean, kocak dan yang paling sering digebugin oleh kami. Namun, tanpa adanya dia, maka perkumpulan kami jadi kurang lucu, dia mudah membawa suasana, dari kocak jadi tambah kocak, dari kocak jadi serius, dari serius jadi kocak, dari serius jadi tambah serius, dan lain-lain. Saya mulai mengenal dia dari kelas 1 SD, dan tanpa sadar hingga kelas 6 SD kami masih tetap 1 kelas yang sama, ajaibnya lagi kami 1 SMP walaupun berbeda kelas. Sampai sekarang ada 1 misteri yang belum bisa saya pecahkan, yaitu rumah dia, saat SD saya tidak mengetahui dimana letak rumah dia, namun saat saya kelas 1 SMP ada teman saya yang bernama ujang ingin main kerumah bobi, dengan bertanya dimana rumahnya, kemudian saya menunjukan rumahnya bobi seraya bermain kesana, hingga saat saya pulangdari rumah bobi saat sore hari saya baru sadar, bagaimana caranya saya tahu dimana rumahnya ?, hingga saat ini saya belum bisa memecahkan misteri tersebut.
            Ada suatu ketika saat saya berjalan berdua bareng bobi saat SMP, untuk datang ke sebuah warnet yang jaraknya sekitar 1,5 kilo, kami dihadang oleh 3 orang SMP lain yang bermaksud untuk memalak kami atau dengan bahasa halusnya adalah meminta dengan cara kasar, saat itu badan bobi lebih besar dibandingkan saya, maka yang terjadi dia dikepung oleh 2 orang, dan salah satu orang tersebut membawa celurit kecil yang dia pegang dan ditodong kearah punggung bobi, saya yang melihat hal seperti itu tidak tinggal diam hingga saya menendang kaki orang yang membawa celurit tersebut, kaget dengan reaksi yang seperti itu teman saya langsung memukul orang yang didepannya dan saya juga memukul perut orang yang berada dibelakang saya, wajar kami berani melakukan hal seperti itu karena pada dasarnya kami sudah dilatih pencak silat selama SD. Tidak tinggal diam orang yang memegang celurit tersebut, dia langsung mengayunkan celurit kecilnya kearah muka saya, namun allah telah memberikan saya kelincahan yang luar biasa sehingga saya bisa menghindar dari celurit tajamnya, hingga 1 orang satpam berlari untuk melerai perbuatan mereka, dan dengan untungnya mereka kabur dengan sepeda motor yang tidak memiliki plat nomor. Hal yang membuat saya kesal dari pengalaman ini adalah, satpam tersebut sebelumnya diam saja saat terdapat perkelahian tersebut. Sesaat setelah perkelahian kecil tersebut selesai, maka kami melanjutkan untuk tetap bermain diwarnet dengan riangnya hahaha. Pernah pada suatu malam saya mengunjungi rumahnya, saya datang hanya untuk bermain PS1 lantaran saya tidak ada kegiatan dirumahnya, hingga saya tau bahwa dikontrakan 14 pintu dengan gang kecil dan rumah bobi yang berada dipojokan itu adalah wilayah g*rmo, hingga saya sampai berpikir dan bertanya “bob, ini g*rmo ya?” dan dia menjawab tanpa rasa ragu “iya, lu baru tau”, dan saya pun langsung bertanya pertanyaan yang berselimutkan rasa penasaran “keluarga lu juga komplotannya ?” dan dengan spontan dia menjawab “enak aja, keluarga gw mah gaada hubungannya ama mereka, keluarga gw tinggal disini udah lebih lama dari mereka, makanya nanti  gw mo pindah.” Dan dengan nafas lega saya berkata “ooh, gw kira hahaha”